• Start Your Day With Personal Story

    1SE Idea



    Kalian pasti pernah menonton filem berjudul Chef bukan? Filem tentang karir seorang koki yang keluar dari restoran tempat dia bekerja, kemudian merintis usaha food truck (perjalanan dari Miami sampai kembali ke California) bersama sang anak dan salah seorang sahabatnya, berusaha mengembalikan rumah tangganya yang tercerai-berai, dan akhirnya memperoleh dukungan dari kritikus makanan yang pernah mengkritiknya habis-habisan. Salah satu scene di dalam filem itu adalah tentang si anak yang mempertontonkan video kepada sang ayah. Filem yang dijahit dari video-video pendek berdurasi satu detik (kegiatan sehari-hari mereka selama perjalanan).

    Scene itulah yang pengen saya bahas di sini. Sebagai orang awam yang juga mencoba dunia video, rasanya ide seperti itu sangat bagus untuk dicoba, apalagi kalau kalian sedang merintis 'karir' sebagai vlogger. Karena, mencatat kehidupan sehari-hari tidak hanya dengan tulisan dan foto, tapi juga bisa dengan video. Video pun tidak perlu berdurasi super panjang alias sedetil-detilnya. Cukup sehari sedetik, tepat pada momennya, untuk dijahit dengan video lainnya. Kalian mau mencoba? Ada satu aplikasi di Android yang bisa diunduh gratis bernama 1 Second Everyday (1SE).

    Apa itu 1SE?

    1SE merupakan aplikasi perekam video yang bisa diunduh di Playstore. Sesuai namanya, maka aplikasi ini akan merekam per 1 detik. Seperti yang saya baca di blog ini, menggunakan aplikasi ini, maka pengguna akan merekam momen menarik yang terjadi setiap hari dan menyimpan foto + teks / tulisan. Aplikasi ini gratis hanya untuk bulan pertama, bulan selanjutnya pengguna harus membayar sebesar $0.99. Memang tidak asyik kalau sudah mulai ada money money money di situ, tapi saya pikir, untuk sesuatu yang berharga (pengalaman / perjalanan hidup adalah emas permata) bolehlah kita membayar. Cara kerjanya gampang. Gampangnya; ikuti petunjuk yang ada hahaha. Bagi teman-teman yang sudah biasa sama dunia video, pasti tahu persis cara kerjanya; dari tampilan kalendernya (tampilan awal), silahkan lengkapi dengan menyentuh tanggal yang diinginkan dan mengisinya dengan foto sekaligus teks. 

    Oleh karena belum pernah mencoba, saya belum tahu persis perkara aplikasi ini. Oleh karena itu, pada judul di atas saya tambahkan kata idea. Dari aplikasi ini, tercetus ide untuk membuat video, benar-benar bahan baku video, tapi menggunakan device yang kita punyai seperti camcorder, DSLR, bahkan kamera HP. Cara kerjanya mungkin agak ribet, tapi yang dibutuhkan sebenarnya hanyalah ketekunan. Apalagi pada cara manual ini kita tidak hanya bisa membuat video berdurasi 365 detik (dihitung berdasarkan kalender), tetapi waktu kapan saja pun bisa. Misalnya dalam sehari ada beberapa momen penting. Direkam saja sedetik dua detik, terus disimpan.

    Kalau sudah disimpan, terus diapain videonya? Setelah seminggu, semua video itu dijahit. Whoilaaaa. Asyik kan? Bagaimana caranya? Sama juga sih dengan cara kerja seperti umumnya.

    1. Rekam video pendek.

    2. Kopas ke laptop/komputer.

    3. Edit menggunakan editing tools yang biasa kita pakai seperti Sony Movie Maker Platinum (yang saya pakai). Gunakan transisi yang kece-kece (saya masih nyari nih yang punya Sam Kholder). 

    4. Setelah diedit, silahkan dijahit (render).

    5. Ready to publish.

    Generally sama saja dengan cara kerja para video maker, tapi materinya dan hasilnya mirip-mirip sama 1SE itu.

    Mungkin banyak yang mikir; sulit, susah, ribet, dan lain sebagainya. Tapi bukankah dalam hidup ini selalu ada sesuatu hal baru yang kita lakukan dan pelajari? Jika selama ini hanya bermain di ranah foto, kenapa tidak coba yang satu ini? Siapa tahu kalian bisa menjadi vlogger ngetop hanya dengan memposting video-video pendek yang dijahit rapi. Lebih menyenangkan karena durasinya pendek. Jangan tanya saya deh bagaimana peningnya kepala kalau harus mengedit video berdurasi hingga 5 jam yang terpecah-pecah (45 - 65 menit) agar tidak kepanjangan. Pokoknya jangan tanya! Nanti saya kutuk kalian jadi ubur-ubur. Harus tekuuuuuuuun. Tepos sudahlah ini bokong.

    Terakhir, OOT (out of topic), saya beneran nanya nih, adakah yang punya plugin transisi video? Bagi donk hehehe.


    Salam.


    0 komentar:

    Post a Comment

     

    2teh

    Tuteh Pharmantara
    Email: tuteh.pharmantara@gmail.com
    Twitter & Foap: @tuteh
    FB: Tuteh Pharmantara
    WA: 085239014948


    flobamorata
    Internet Sehat

    Advertisement

    Labels

    Backpacker (53) Blogger (27) BlogPacker (32) Buku (23) Daily (35) Ende (107) Filem (13) Flores (11) Indonesia (10) Inspirasi (177) Jalan-jalan (39) Kabupaten Ende (9) Kaki Kereta (18) Komunitas (6) Komunitas Blogger NTT (15) NTT (47) Nusa Tenggara Timur (31) Quotes (6) Review (47) Thought (33) Traveling (61) Yellow (3)