Flores Is Nirvana
Tuesday, February 07, 2012
Membaca postingan member Flobamora Community chapta Ende yang hari Minggu, 5 Februari 2012, jalan-jalan ke Pantai Anabhara, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, saya jadi iri dan pengen posting juga. Eh bukannya ikut-ikutan loh! Tapi karena saya juga ikut dalam rombongan manusia aneh semua ituh ;)) xixixixi. Postingan tentang Pantai Anabhara bisa dibaca di blog Fauwzya Dean dan Ilham Himawan.
Rencana awal kegiatan adalah Flobamora Community diundang oleh pak Mansyur Abdul Hamid (dosen Fakultas Ekonomi) yang memegang satu kelas PGSD di Universitas Flores untuk pergi ke Moni. Ada acara outbond (dihandle sama Eddieson Djea) dan ragam kegiatan bermanfaat lainnya di sana pada hari Sabtu, 4 Februari 2012 hingga Minggu, 5 Februari 2012. Saya sudah siapin diri bakal nongol di Moni, tanpa sulap tentunya, bersama kak Iros Tani. Rencananya nanti selain outbond bakal ada kegiatan api unggun, baca puisi berantai dan sekalian AkberEnde! Wah, mantap pisan! Tapi sayang... acaranya ditunda karena panitia mengkhawatirkan cuaca. Iya sih, cuaca sedang sangat jelek *digampar* karena mendadak cerah, mendadak hujan, mendadak angin, mendadak dangdut. Hehe.
Sabtu siang saya di-sms Shinta. Katanya dari pada nggak jadi ke Moni, mending Minggu ke Pantai Anabhara aja! Saya pernah liat foto Shinta bareng kelompok nyanyi-nya ‘dFresh’ di Pantai Anabhara. Itu atol-nya keren euy! Makanya dengan semangat 45 saya mengirim sms ke semua member Flobamora Community yang mau ikutan jalan-jalan di hari Minggu! Traveling lagi? Siapa takut? Sudah lama juga nggak jalan-jalan ke luar kota. Terakhir yang bulan Desember ke Pantai Koka, Paga, Maumere itu.
Well, dari 50-an member yang saya sms, hanya beberapa saja yang menunjukkan ketertarikan untuk ikut. Dan kita janjian Minggu pagi jam 6 udah berangkat ke pantai. Tanpa persiapan, tanpa mikir soal ransum, apalagi mikirin sunblock :p hehe. Yang ada pada mendadak semua. Bahkan malamnya kita kumpul-kumpul, cuma ada saya, Shinta, Imel da kak Iros. Meskipun udah tau besok bakal jalan jauh dan harusnya nggak boleh begadang, saya dan kak Iros malah nekat begadang sampe jam dua! Yuhuuu siap-siap deh. Siap-siap mabok perjalanan dan muntah dan saya yakin, sayalah orang pertama yang bakal muntah nggak karuan. Lagu lama. Jadi ingat tahun 2010 bolak-balik Ende-Maumere nyaris tiap minggu dan teteup aja tuh mabok dan muntah macam orang kebanyakan makan kerikil xixixixi.
Pagi itu berangkatlah kami. Ada satu mobil dan satu motor. Dalam mobil ada Ilham, saya, Fauwzya, kak Iros, Shinta, Sony, Cici dan Armando. Sementara bermotor ada Yano dan Bas—Rapper Family. Berangkat tanpa persiapan kecuali saya dan kak Iros sempat menyiapkan cemilan berupa kacang, roti, biskuit dan air mineral sebotol ditambah seteko teh panas buatan saya. Iya, tanpa teh dalam sehari rasanya kepala saya bisa meletus. Makanya antisipasi dari awal. Di jalan kami sempat mampir ke ‘gubuk’ penjual nasi kuning. Ya, hanya itu bekal kami ke luar kota! Benar-benar tanpa persiapan matang deh. Tapi karena sudah niat dan emang pada gila jalan, ya hajar aja.
Perjalan dari Ende menuju Pantai Anabhara; dari Ende ke arah timur menuju arah Maumere. Tapi di Detusoko kita belok ke kiri, menuju jalur alternatif (yang juga tembus ke Maumere) yaitu jalur Pantai Utara. Dari daerah pedesaan menuju Detusoko yang dingin, kami perlahan menembus daerah panas khas pantai. Melewati beberapa daerah macam Wewaria, Sokoria, dllnya. Bukan cerita baru bila perjalanan darat lintas Flores akan memberi efek mabuk pada pelakon. Jalanan yang berlubang bukan masalah, kecuali buat kendaraan :p, tapi itu loh, kelokan yang macamnya tidak ada habis-habisnya. Kanan, kiri, kanan, kiri, kayak lagi goyang potong bebek angsa masak di kuali. Sorong ke kanan, sorong ke kiri.
Awalnya saya pikir saya lah orang pertama yang ‘bongkar muatan lambung’ tapi ternyata saya salah. Efek dari begadang justru bikin saya ngantuk dan tertidur pulas. Sementara itu mulai ada yang mual-mual hahaha. Fauwzya dan kak Iros mulai pucat tuh wajah. Maklum, Fauwzya baru habis lepas dinas jaga di IGD sementara kak Iros dan saya semalamnya kan begadang. Dan orang mabok kendaraan itu karena macam-macam sebab; begadang, aroma ikan, aroma tanah, eeeeh ada loh yang mabok gara-gara aroma ROTI! Haha. Atas usul Ilham, kata ‘muntah’ diganti dengan kata ‘coklat’. Waduuuh lucu aja waktu ada yang bilang, “saya mau coklat!” hihihi. Waktu kita mulai makan roti karena perut meronta, si Armando teriak, “Jangan roti please! Jangan roti! Saya mabok aroma roti!” hahaha. Kicokaco betul. Oia, sampai di Maurole kami sempat berhenti untuk pinjam kamar mandi di Polsek Maurole. Hihihi sempat dibilang gini sama mereka, “semua dari Jawa kah?” duileeeh emang tampang kita macam orang Jawa? Kita kan Arab dan Pakistan! Haha.
Berangkat dari Ende jam 7.30 tiba di Pantai Anabhara sekitar jam 10. Kata Ilham dia jalannya lambat banget nih haha. 20 km per jam! Duileeeh. Mana pula si guide aka Shinta mengalami kelupaan pada lokasi secara dulu waktu datang air surut dan sekarang air laut sedang pasang. Nah loh! Bisa dibayangkan betapa hebohnya? Xixixix. Seru deh! Dan akhirnya kami histeris berkepanjangan begitu tiba di Pantai Anabhara. Shinta memang nggak membesar-besarkan justru kurang membesar-besarkan tentang keindahan pantai yang satu ini.
Saya seperti berada di negeri antah berantah...
Pasir putih, laut hijau dan biru, langit biru cerah, pecahan karang-karang bercampur pasir putih, debur ombak sedang, di kejauhan nampak Pulau Palu’e (Gunung berapi Rokatenda), tiupan angin. Dalam hati saya bilang FLORES is the real NIRVANA. Saya pernah ke Kuta, ke Jimbaran, ke pantai-pantai yang ada di Indonesia, tapi Pantai Anabhara adalah sesuatu yang LUAR BIASA, sesuatu YANG BELUM PERNAH SAYA LIHAT dengan mata kepala sendiri. What a heaven, what a beautiful place made by Him. Ck ck ck. Mana pula pantai ini belum ‘tersentuh’ sama sekali. Saya membayangkan pantai ini diexplore, dipromosikan, dikelola dengan baik. Ada penginapan langsung menghadap pantai persis di Pantai Teluk Penyu atau Pantai Pangandaran yang pernah saya kunjungi itu. Pemerintah harus buka mata... benar-benar melek dengan kondisi yang seharusnya sangat menguntungkan dari segi pariwisata ini. Bukan hanya mengandalkan salah satu sisi pantai di Maurole yang pernah digunakan untuk Sail Internasional itu.
Begitu tiba kita langsung makan nasi kuning dulu karena emang lapar berat dan menghemat air minum yang hanya sebotol hahaha. Begitu mau minum teh, eeeh GELASNYA LUPA dibawa! Ebusyet! Untung ada botol bekas Pocari hahaha. Si Bas malah minum teh pake tangan. Hiiiyyy nih anak *melotot!*. Habis makan langsung deh foto-foto. Meski panas, tapi acara foto-foto nggak bakal ngebosenin. Masing-masing pilih gaya dan minta difoto. Banyak fotografer dadakan siang itu hihihi. Saya beneran terpesona sampai nggak bisa banyak bicara selain potret sana, potret sini, kebingungan sendiri mau motret dari spot mana menggunakan BB hehehe. Nggak ada kamera bagus sih tapi hasilnya bagus karena alamnya sendiri memang BAGUS dan INDAH! Foto tanpa perlu diedit lagi udah sebagus ini cuy!
Pantai Anabhara ini pasir putih plus pecahan karang. Bila tidak pasang akan terlihat atol memanjang ke tengah laut dan membungkus laguna. Tapi sayang nggak keliatan saat kami pergi kemarin itu. Lautnya jernih nggak ada sampah masyarakat. Yang ada hanya sampah alam macam rumput laut. Bersih total! Total bersih! Langitnya bikin ngiler juga hehehe.
Puas foto-foto, ngakak-ngakak, haha hihi, saling cap, selama dua jam-an, akhirnya kita memutuskan untuk pulang. Yah, Armando ada siaran sore dan Fauwzya dinas malam lagi. Kalo dipikir-pikir kita ini emang nekaters deh.
Perjalan pulang lebih cepat dari perginya karena lumayan kebut. Saya lagi-lagi tertidur setelah menghabiskan roma kelapa sebanyak... ehm... berapa keping yah... kira-kira nyaris setengah bungkus gede hahaha. Tiba di Ende udah sore dan kita sempat ngumpul ngeteh lagi di rumah dan akhirnya semua kembali ke rumah masing-masing dengan wajah puas, senyum mengembang, bathin telah diberi makan. Masih ada yang mau leyeh-leyeh aja di hari Minggu? Rugi yah, yuk keluar rumah dan explore your land!
Anabhara, saya harus kembali ke sana. Untuk ijab kabul hihihi. Btw gara-gara foto pantai ini dan merusuh di twitter bareng Fauwzya dan Almascatie akhirnya jadi deh banyak yang pake ava pantai dengan hastag #9HariAvatarPantai. Ih asyik banget... Indonesia memang kaya. Sayang kita kadang nggak sadar akan kekayaan ini dan malah pikiran kita teralih ke hal-hal lain yang bikin kita merugi. Yaaah... Anabhara, tunggu saya datang!
Btw nyesel waktu ke Pantai Anabhara itu nggak sempat mampir ke rumah kakak sepupu saya di Maurole; kak Lamber dan kak Teny Bata. Padahal mereka itu punya ‘ranch mini’ yang super asyik! Dan waktu tau saya ke Maurole dan nggak mampir, mereka marah :D hihihi. Maap kakak-kakakku sayang, nanti yah kalo ke sana lagi saya pasti mampir. HARUS MAMPIR. Hehehe.
Kangen hijau, biru, putih, merah... alam ini. Anabhara menambah catatan saya untuk catatan traveling dan postingan ini juga saya posting di Blog Tuteh Travel. Hehehe.
Btw itu backsound sepanjang perjalanan yang paling mengesankan adalaaaaah eng ing eng ROSSA dengan KUMENUNGGU! Aiiish... kumenunggu kau cerai dengan istrimu gitu yak? Hahahaha *terbahak-bahak karena di-cap genit sama yang lain*
Wassalam.
Kebahagiaan yang Meluap
Friday, February 03, 2012
Temans, saya bahagia *ecieee*Hah? Merit? Idiiih nuduh kira-kira donk! Saya sensi nih kalo ada yang nyenggol kata 'merit'. Eh... nggak ada yang nuduh saya merit kan? Hiihihi *nggak jadi marah*
Bahagia yang pertama karena akhirnya Lomba 10 Hari Ngeblog yang digelar Flobamora Community dalam rangka menyambut ultah ke-3 sudah berakhir. Tinggal juri yang menilai dan nentuin siapa yang bakal jadi juara 1, 2 dan 3. Ehem. Yakin deh peserta lomba juga lagi dag dig dug nih.Bahagia yang kedua itu karena akhirnya pesta ulangtahun Flobamora Community yang ke-3, yang digelar 31 Januari 2012 kemarin, berlangsung meriah. Sederhana tapi rameeee dan heboh! Luar biasa deh pokoknya. Nggak bisa saya jelaskan di sini betapa hebohnya pesta tersebut. Dan hebatnya lagi, kami swadaya. Nggak pernah tuh ada sponsor untuk ngedukung acara kita. Beneran deh dari member untuk member.
Bahagia yang ketiga, ini yang penting, akhirnya novel saya berjudul Indira Fedel terbit juga. Self-publishing tapi puas deh karena bisa juga buat novel... nggak mentok, nggak setengah-setengah *seperti kebiasaan saya* hahaha. Ceritanya super biasa, nggak ada yang istimewa. Hanya kisah cinta dan sedikit bumbu pariwisata wkwkwkwkw. Harganya 65rb. Ayo dibeli dibeli :DBahagia yang keempat, banyak rencana ke depan yang mesti di-GOAL-kan dengan segera. Insya Allah bisa yah. Mulai dari donor darah saat Valentine nanti sampai dengan penanaman bakau untuk Pulau Ende. Duh Ngga'e, tolong bantu kami juga hehehe ;))
Ternyata kebahagiaan yang meluap ini nggak perlu banyak kalimat! Hihihi. Saya bahagia. Meluap!
Wassalam.
Local Leadership Day
Sunday, January 22, 2012
Hai temans! Apa kabar? Sehat? Semoga *selalu pertanyaan ini diulang* :p hehehe. Lama ya saya belum update blog, sekali update teman bakal baca tulisan yang sangat panjang tapi juga sangat inspiratif! Hihihi. Bukan saya yang inspiratif, tapi topik utama tulisan ini lah yang inspiratif. Saya bangga... sangat bangga... menjadi bagian darinya. Dan saya harap kalian juga bisa menjadi bagian darinya. Nya, nya, nya... kebanyakan! Hahaha.Ngelirik judul postingan kali ini, pasti banyak yang bertanya-tanya, apa sih Local Leadership Day itu? Menyoal Local Leadership Day yang disingkat LLD, mari kita kenal dulu Akademi Berbagi.
Akademi Berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan langsung sehingga para peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang yang telah dipilihnya. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-pindah sesuai dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para donatur ruangan.
Berawal dari media-social twitter dengan kelas perdana di bulan Juli tahun 2010 di Jakarta, mencoba mengkolaborasikan kegiatan online dengan offline, saat ini kelas-kelas Akademi Berbagi telah tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia. Disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut juga melalui jaringan pertemanan antar komunitas, Akademi Berbagi berusaha menjaga konsistensi kegiatan dengan terus berkomunikasi melalui jaringan berbasis internet. Sebut saja kota: Medan, Palembang, Jambi, Bandung, Solo, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Makassar, Ambon, Ende, Madura dan masih banyak lagi kota-kota lain yang siap menyelenggarakan kelas #akber. Berbagai macam topik telah diberikan di dalam kelas-kelas Akademi Berbagi, diantaranya: Social Media, Advertising, Jurnalistik, Public Speaking, Public Relation, Financial, Entrepreneurship, Kreatif, Musik, Fotografi dan masih banyak lagi.
Semua kelas Akademi Berbagi untuk umum dan gratis! Akademi Berbagi adalah dari - untuk - oleh kita. Semua unsur pembentuknya - Guru, Murid dan Pengelola - adalah relawan yang peduli dengan pendidikan di Indonesia. Dengan motto "Berbagi bikin Happy!", Akademi Berbagi mencoba memberikan alternatif belajar baru pada masyarakat.
(diambil dari Akademi Berbagi).
Tertarik dengan kegiatan bermanfaat tersebut, saya coba menghubungi mbak Ainun (twitternya @pasarsapi) untuk tanya-tanya karena beliau adalah Penilik Akademi Berbagi. Kebetulan juga pernah ketemu sama beliau dan mas Karmin di kegiatan FGD by ICT Watch Internetsehat. Ternyata niat saya disambut baik dan muncullah #AkberENDE diantara #AkberJAKARTA, #AkberJOGJA, #AkberAMBON, #AkberMEDAN, #AkberPALEMBANG, #AkberSURABAYA, #AkberMAKASSAR, #AkberBALI dan kota-kota lain penyelenggara akademi berbagi. Dengan motto ‘Berbagi Bikin Happy’ kegiatan ini benar-benar menghadirkan kebahagiaan bagi semua relawan (Guru, Murid dan Pengelola).
#AkberEnde hingga Ja
nuari 2012 baru berjalan 4 kelas. Kelas Tools Blog dan Website, Kelas Ide Menulis Blog, Kelas Jurnalistik dan Kelas Kepribadian (yang akan dipecah hingga beberapa kelas lagi). Kegiatan ini jelas sangat bermanfaat dan saya kagum pada mereka-mereka yang bersedia berbagi ilmu dan informasi tanpa dibayar seperser pun! Fantastis! Mengingat tabiat kita adalah ‘duitnya manaaa... duit!’ hehehe. Sempat sebel juga kalo ada yang jawab, “dapat duit nggak?” kalau diajak ikutan kegiatan atau komunitas. Heloooow... tidak semua kegiatan bisa terpuaskan dengan duit, tau!Local Leadership Day merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Akademi Berbagi. Mengutip dari blognya mas Karmin,
seperti kata maxwell, para volunteer (kepala sekolah) yang mengikuti event ini diharapkan mampu mengelola akademi berbagi di kotanya masing-masing lebih profesional. sehingga kegiatan akademi berbagi yang berupa kelas-kelas pendek seminggu sekali bisa terus berlanjut.
disamping itu, para volunteer juga bisa membuat strategi planning apa yang akan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan kotanya masing-masing. karena setiap kota membutuhkan penangangan yang berbeda, dan hanya mereka yang berada di tengah-tengah masyarakat yang mengetahuinya.
(Karmin)
Saya sendiri tidak menyangka Akademi Berbagi akan menyelenggarakan kegiatan Local Leadership Day ini. Karena bagi saya sudah bisa membuka kelas #AkberEnde saja adalah sebuah prestasi yang mengejutkan—apalagi mendapat respon yang baik dari para relawan. Yang perlu kami tingkatkan adalah promosi, memperkenalkan Akademi Berbagi ke masyarakat Ende.
Local Leadership Day; SHARE KNOWLEDGE BUILD THE HOPE merupakan kegiatan yang pertama kali akan diselenggarakan dan akan berlangsung selama tiga hari yaitu tanggal 17 Februari 2012 sampai 19 Februari 2012. Lokasinya di Cico Konservasi Resort, Bogor. Acaranya memang terbatas untuk semua volunteer dari puluhan kota penyelenggara Akber. Guru aka Pemateri yang akan hadir ada Pidi Baiq (wah, favorit saya ini!), Prabu Revolusi, Anto Motul, Roby Muhamad, Glenn Marsalim, Didi Nugrahadi, Larastita, Aidil Akbar dan lain-lain. Siap-siap kenyang ilmu!
Saya harap, dengan bekal ilmu yang diperoleh dari kegiatan Local Leadership Day itu, kegiatan Akber di masing-masing kota akan lebih terarah, lebih profesional, lebih dikenal luas masyarakat dan ‘mengundang’ lebih banyak relawan. Intinya bagi saya adalah bisa ‘mendidik Indonesia’ dengan cara sederhana. Kalimat pamungkas saya, “dengan cara yang kita bisa, bukan cara yang kita tidak bisa!”
Bagi saya Akber adalah harapan. Ketika biaya pendidikan kian mahal, ketika banyak orang gagal kuliah, ketika banyak orang terkurung tempurung, ketika banyak yang haus ilmu tapi tidak tau harus ke mana, ketika Indonesia semakin terpuruk—dan saya yakin sekian persen keterpurukan itu datang dari dunia pendidikan—hadirlah Akber. Bagi saya Akber itu se-su-a-tu :)
Dalam perjalanannya, menurut saya, Akber sudah sukses. Tapi kita nggak boleh puas dengan kesuksesan yang sudah ada. Terus merasa ‘kurang’ dan ‘haus’ adalah pecut semangat untuk semakin maju, semakin berkembang, semakin kaya ilmu. The Most Inspiring Aksi Klik Hati 2011, Digital Community Leader Bubu Award 2011, Edito Choice 2011 Majalah Rolling Stone, 100 Youth Women Netizen 2011 Marketeers adalah penghargaan-penghargaan yang telah diterima oleh Akber. Tapi tentu saya berharap akan lebih banyak award yang akan diterima Akber meski bukan itu tujuan utama Akber didirikan oleh mbak Ainun Chomsun seperti yang lagi-lagi saya kutip dari blog mas Karmin,
namun bukan award itu tujuan akademi berbagi didirikan oleh ainun chomsun. tetapi lebih kepada penyebaran inspirasi untuk berbagi ke seluruh negeri, khususnya di bidang pendidikan. karena hanya dengan pendidikan kita bisa punya harapan bisa lebih berdaya.
(Karmin)
Ya... jangan mau jadi orang yang tidak berdaya karena minimnya pengetahuan. Dan jangan mau jadi orang ‘miskin’ yang tidak mau menyebar semangat kebaikan Akber kepada siapa pun. Bila ada yang berminat, Alhamdulillah. Bila ada yang masih mempertanyakan duit, jelaskan padanya dan terus mengajak meski kehadirannya adalah tidak.
Maju terus Akber!
Maju terus AkberEnde!
Follow twitter @akademiberbagi dan @akberEnde yaaaa *kedip*
Wassalam.
Link terkait :
http://fanabis.blogdetik.com/
Labels: AkberEnde, Berbagi Bikin Happy
10 Fast Fingers
Saturday, January 21, 2012

Kunjungi Tes Mengetik dan coba!
Ayo dicoba ;)) Itu hasil blogwalking saya sepagi ini di tanggal cantik 12-1-12. Hasil blogwalking ke blognya Almascatie dan bang Indobrad. Coba ayo coba :D
Saya udah nyobain dua kali hahaha. Jadi ingat mesin ketik! Iya, waktu masih SMP saya belajar mengetik dan dapat ijasah "10 Jari" hihihi. Pertama kali pindah dari mesin ketik (dengan merek ternama Brother) ke komputer, itu keyboard komputer ampe jerit-jerit kesal dipencet dengan sekuat tenaga hahaha. Terima kasih mesin ketik. Terima kasih wahai (alm.) Asmady Pharmantara yang udah ajarin saya ngetik sejak SD sehingga waktu terasa tidak terbuang percuma dengan ketikan yang slow-motion *songong dikit*
Wassalam.
Hari-Hari Penuh Cerita
Thursday, January 12, 2012
Postingan ini adalah postingan ke tiga di bulan Januari 2012. Rencana untuk rajin update saya tangguh dulu secara pengen orang-orang lebih lama baca postingan sebelumnya soal lomba 10 Hari Ngeblog oleh Flobamora Community. Info dari admin sih yang daftar belum banyak. Tapi nggak apa-apa. Yang penting semangatnya. Hehehe.
Dua hari terakhir ini adalah dua hari penuh cerita. Dimulai dari kemarin. Iye, kemarin kan 11 Januari. Jadi ingat deh tuh sama lagunya Gigi berjudul 11 Januari (juga). Itu lagu emang top deh. Banyak yang suka sama liriknya termasuk saya hihihi.
Dimulai dari kemarin. Di ruangan Lembanga Publikasi Uniflor berlangsung acara bedah buku. Buku hasil tulisan pak Devi Gadi Djou yang adalah dosen pada Fakultas Ekonomi Universitas Flores. Saat ini beliau juga sedang melanjutkan studi S3 di Jogja. Selamat ya, pak. Dari acara bedah buku, saya kedatangan tamu, si Fauwzya itu hihihi. Dia nganter satu lagi tulisan 'Keriting'nya untuk proyek menulis 'Keriting' oleh Flobamora Community.Dari ruangan saya kita merusuh di ruangannya Nurah dan Sandro, ruang Teknisi hahaha. Kacau aja siang itu. Nggak lama Fauwzya pulang dan saya mesti lanjut kerja. Pas lagi kerja, tau-tau si Rossa Pamagado nelpon. Oia! Hari ini mereka menikah! Jadi saya langsung sambar, "biarpun nggak diundang, saya tetap datang, kau kan saudari saya!" dan dia tertawa. Akhirnya yaaa Rosa Pamagado dan Zaldy Loudoe akan menikah juga setelah belasan tahun pacaran. Selamat kakah berdua! Bangga pada kalian.
Pulang kantor saya bertemu dengan tetangga n temen. Si Foni. Mereka baru habis ngelabrak anak tetangga lainnya. Rupanya adik sepupu si Foni ini dikata-katain dan dimaki-maki sama temen sendiri di Facebook! Ya ampun! Hal macam begini terjadi lagi! Nampaknya harus cepat-cepat turun ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi Kode Etik Onlne nih! Tambah runyam aja Facebook sama ajang saling memaki. Bisa nggak sih online nggak perlu pake acara maki? Kalopun kesel, buat status untuk diri sendiri aja, nggak perlu pake sebut nama yang jelas bakal bikin emosi pihak lain. Semoga nggak kejadian lagi deh yang kayak gini.
Tiba di rumah saya pergi ke rumah kk Yudith Bata, di samping rumah. Kk saya ini sedang melebarkan usaha dengan pembuatan batako. Saya jadi tertarik. Duduk berlama-lama di bawah pohon menyaksikan om Igens membuat batako dengan mal besi--pastinya berat sangat! Datang pula Itong, anak tetangga, ikut menonton pembuatan batako. Saya dan Itong duduk di bawah pohon lamaaa banget. Ada kali 10an menit. Ternyata membuat batako itu pekerjaan seni. Mulai dari pasang mal, isi adonan, ditumbuk, diisi lagi, ditumbuk lagi, diisi lagi, ditumbuk lagi agar semakin padat dan finishing hingga melepas mal. Kami menghela nafas lega dan puas begitu 1 batako berhasil dicetak. Wah... benar-benar seni deh! Eh begitu saya balik lagi ke rumah, di meja ruang tamu udah ada pula itu undangan nikahannya kk Zaldy dan Rossa. Sip deh.
Kemarin malam saya pergi ke RSUD temani kk Nani. Menantunya mo lahiran. Air ketuban udah pecah dan merembes terus makanya diputuskan untuk operasi. Tapi tadi malam masih observasi dan akhirnya kami pulang. Saya melanjutkan tulisan aneh lagi :D
Nah, hari ini saya ke kantor seperti biasa. Saya senang mengingat hari ini kk Zaldy dan Rossa menikah. Tau-tau saya ditelepon kk Nani katanya mantunya udah mo masuk ruang operasi. Semoga lancar deh ya. Siangnya saya dapat kabar kalo 'cucu' saya sudah lahir. Laki-laki. Wah, kebanggaan untuk kae Dul (suaminya kk Nani) donk hihihi. Cucu saya sekarang dua loh.
Well... hari-hari penuh cerita. Sudah lama saya nggak nulis kayak gini. Tulisan yang bercerita detail tentang kegiatan sehari-hari hahaha.
Selamat ya untuk kk Nani Pharmantara dan kae Abdullah Achmad atas kelahiran cucu laki-laki pertamanya. Selamat untuk Iwan dan Reni. Sudah jadi orangtua sekarang.
Selamat pula untuk kk Zaldy Loudoe dan Rossa Pamagado atas pernikahan mereka hari ini. Tanggalnya cantik; 12-1-12. Semoga menjadi keluarga yang baik sepanjang masa. Jauh dari huru-hara dan memperoleh keturunan yang sehat dan soleh.
Selamat untuk saya karena akan punya kejutan untuk Flobamora Community di ultahnya yang ke-3 nanti hahaa. Doakan semua lancar jaya yah!
Wassalam.














