Suksesnya #OurCousticNight

This is #OurCousticNight


Tentang #OurCousticNight silahkan teman-teman baca di sini.

31 Desember 2013, pukul 20.30 (setelah lewat 30 menit dari jadwal) akhirnya #OurCousticNight pun dimulai. Siapa-siapa saja kah yang tampil dalam kegiatan yang memang dikhususkan untuk kalangan sendiri ini? Yuk simak :

Salsa Ndale (pemain pianica cilik) dan Lani Fernandez :
- Lihat Kebunku
- Iwak Peyek
- Indonesia Pusaka
- IE (lagu daerah)

Djho Izmail :
- Jamila (Puisi)
- Dengar (Puisi)
- Sulap
- Dan masih ada lagi puisi treatikal dari kk Djho tetapi tidak sempat terekam *sedih*

Sandra Sudargo (playing violin) :
- Payphone (Maroon 5)

Telly Rohi :
- Karena Aku Sudah Terlanjur Mencintaimu (Puisi)

Reezal EF Interisti (playing guitar) :
- Laskar Pelangi (Nidji)
- Starlight (The Muse)

Eddieson Djea :
- Tentangmu (Puisi)
- Cerita Lalu (Puisi)

Indri & Nick Amaraya (acoustic instrumental) :
- I'm Yours (Jason Mrazz)

Vicky Mohammed :
- Antara Dingin dan Sendu (Puisi) feat Sandra Sudargo (biola)

Nick Amaraya (acoustic instrumental) :
- Butiran Debu (Rumor)

Tuteh Pharmantara (acoustic instrumental) :
- Liburan Indie (Endah & Reza)
- I Don't Wanna Miss a Thing (Aerosmith)

Martozzo Hann (playing guitar) :
- Gembala Sapi feat. Tuteh 
- Cotton Field feat. Tuteh

Said Karim Djohar :
- Puisiku (Puisi)

Armando Abdullah (acoustic instrumental) :
- Butiran Debu (Rumor)
- A Thousand Years feat Tuteh (Christina Perry)

Ilham Himawan (acoustic instrumental) :
- Lucky feat. Tuteh

Sayang kakak Tityn Mbele tidak sempat tampil membawakan puisi karena datangnya sudah hampir pukul 00.00 ya kakak huehueheu.

#OurCousticNight, datang dan mainkan musikmu, nyanyikan lagumu, hadirkan puisimu, dan jadilah penonton. Karena ini "Dari Kita Untuk Kita". Prediksi saya acaranya tidak akan seramai malam itu, dan belum tentu seheboh malam itu. Tetapi ternyata dugaan saya salah! Acaranya ramai, heboh, dan mengundang banyak decak kagum. Kakak-kakak saya memberi dukungan penuh, bahkan Tante Lila (tetangga samping rumah) marah-marah karena acaranya indoor. Kenapa tidak di teras rumah saja? Kan bisa ditonton oleh lebih banyak orang tanpa harus mengintip dari jendela. Ya, Tante, maafkan saya ... next time akan kita konsepkan lebih seru, bukan "Dari Kita Untuk Kita" tetapi "Dari Kami Untuk Anda". Huehehehe.

Terima kasih teman-teman dan adik-adik, semua pendukung #OurCousticNight, sampai jumpa di next #OurCousticNight.


Wassalam.

4 comments:

  1. hihi, ternyata nun di timur sana ada lagu iwak peyeek juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada donk hueheuheu di sini ngetop tuh lagu itu :P dan lagu2 lainnya hahahhaa...

      Delete
  2. Jadi lupa mau komentar apa gara-gara liat font type. Ini font kayaknya sama deh dengan yg Tuteh tanyakan di blogku :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi font-nya sama? Mungkin karena di blog abang hurufnya berjarak ya? Coba saya cek lagi hueheuheue :D

      Delete

 

2read






Tuteh's bookshelf: read


Negeri 5 MenaraSamanMadreTitaniumSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang JatuhThe Lost Symbol

More of Tuteh's books »



kontraktor pameranNamira Consulting Jasa Psikotes Tes Psikologi

2teh

Ende - Flores | tuteh.pharmantara@gmail.com |
ym: tutehpharmantara
Twitter : @tuteh | FB : Tuteh Pharmantara

Rolling Fairy yang suka nyebarin VIRUS BLOG. Senangnya JALAN-JALAN ke mana saja, apalagi dibayar :p Masih suka MOTRET ASAL-ASALAN dan pastinya teteup suka DIPOTRET!


flobamorataBlogFam CommunityInternet Sehat Jump To Top