• Start Your Day With Personal Story

    Mesin Cuci Portabel Ini Keren Banget


    Gambar diambil dari sini.

    Sejak mesin cuci kami rusak, ritual mencuci dilakukan dengan mesin manual pemberian Allah SWT (baca: dua tangan) hehe. Karena tidak kuat, harus menyewa orang untuk mencucinya. Yang saya tahu, tidak semua orang puas memakai mesin cuci, karena mereka dengan terang-terangan berkata, "Cuci baju pakai mesin tidak bersih!" Oh, ya, mungkin untuk baju-baju tertentu seperti baju bocah usia aktif yang masih mau bermain permainan tradisional. Waktu masih kecil saya sering diomeli karena setiap sore pulang dari bermain kondisi baju saya (terutama celana pendek) kayak habis berendam di lumpur.

    Baca Juga:

    Sekarang di rumah saya sudah tidak ada lagi bocah. Otomatis sudah tidak ada lagi pakaian yang kotornya terhakiki di dunia. Baju-baju yang kotornya tidak seberapa, lebih didominasi keringat, tidak membutuhkan gerakan mengucak dan menyikat memakai tenaga Hulk. Mamasia tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengucak dan menyikat pakaian; kecuali celana jin yang memang kudu disikaaaat sampai puas.

    Tapi bagi siapapun di luar sana, kondisi tidak adanya bocah di rumah bukan berarti tidak membutuhkan mesin cuci (bocah sekarang pun mainnya serba bersih dan resikonya bukan baju yang kotor tapi kesetrum :p). Beberapa rumah tangga masih sangat membutuhkan mesin cuci, terlebih jika semua anggota keluarga berkarir di luar rumah. Bukannya sombong, tapi mereka tentu sangat menghargai waktu. Jika mencuci manual membutuhkan waktu dan tenaga ekstra, maka mencuci menggunakan mesin cuci tentu menghemat waktu dan tenaga. Waktu berkualitas menjadi lebih banyak dengan anak-anak bila mencuci menggunakan mesin cuci. Tinggal setel, masukkan baju, pergi bermain dengan anak, beberapa jam kemudian baju tinggal dijemur. I am so fvckin crazy with that automatic machine wash!

    Kira-kira demikian.

    Kalau hidupnya masih ... errr ... single, Teh? Boleh juga pakai mesin cuci. Tapi kalau masih belum menemukan jodoh (ini lebih sopan kan bahasanya) dan/atau anak kos, kenapa tidak coba menggunakan mesin cuci portabel? Harganya lumayan mahal, bentuknya imut (banyak yang mirip droid), dan ukurannya kecil. Cukup untuk keperluan mencuci pakaian sehari-hari.


    Yang pertama ada The EchoWash dari Avalon Bay. Sering lihat mesin cuci portabel yang pengoperasiannya menggunakan kaki? The EchoWash dioperasikan dengan tangan loh. Kayak mol daging begitu hehe. Waktu yang dibutuhkan untuk mencuci menggunakan The EchoWash hanya dua menit. Informasi lebih lengkap tentang mesin cuci yang satu ini, termasuk jumlah/berat pakaian serta takaran air dan cairan pencuci, silahkan kunjungi situsnya.


    Kembali lagi ke mesin cuci portabel yang pengoperasiannya menggunakan kaki. Oke, ini yang kedua dalam pos ini, yaitu Drumi. Kenapa namanya Drumi? Menurut analisa ngawur saya; karena bentuknya mirip drom dan droid haha. Tata caranya sama dengan The EchoWash, hanya saja pengoperasiannya menggunakan kaki. Mirip ... mirip ... saat kita mengayuh pedal sepeda. Untuk dua kilogram pakaian (pakaian yang bahannya ringan/tipis) membutuhkan waktu mencuci hanya lima menit saja.

    Dan yang berikut, oke yang ketiga, adalah Scrubba Wash Bag. Namanya saja tas mencuci, bentuk awalnya itu kecil banget:


    Kalau dibutuhkan baru dibuka. Jadi Scrubba Wash Bag ini juga bagus untuk dibawa bepergian. 


    Pilih mana: membawa banyak baju untuk dua minggu perjalanan atau membawa baju seperlunya untuk dua minggu perjalanan ditambah Scrubba Wash Bag? Pasti pilih yang kedua donk hehe. Praktis! 

    Dari ketiga mesin cuci portabel di atas, saya lebih memilih Scrubba Wash Bag (meskipun tidak harus membelinya) karena sangat bermanfaat baik di rumah maupun saat bepergian. Terutama bepergian, ya itu tadi, dapat menghemat space karena tidak perlu membawa teralu banyak baju. Ya ya ya, kalau cuaca di tempat tujuan kita selalu cerah. Kalau mendung sih ... ke laundry saja cepat keringnya haha.

    Semoga bermanfaat, kawan!


    Cheers.

    10 komentar:

    1. masih enak rendem dalam ember beb hihihi murah meriah gak pake lama trus kucek bilas beres hihihi

      ReplyDelete
    2. Aku juga tertarik scrubba.
      Ngirit banget dibawa ☺

      Kalo dromi lucu bentuknya, kayak mainan 😁

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya, Himawan hehehe. Scrubba sangat hemat space dan mudah dibawa ke mana-mana kan yaaaa :D

        Delete
    3. Kok aku baru tau ada alat-alat seperti itu hahaha, kreatif dan berguna, tapi gak tau deh bakal diproduksi massal atau tidak hahaha

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hahahhaa Iya nih Om, semoga diproduksi massal dan masuk Indonesia :D

        Delete
    4. Jadi menghayal lagi traveling bawa mesin cuci portabel, jadi gak usah bawa banyak baju ganti deh :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Setuju! Hehehehe. Jadi lebih hemat space di dalam backpack kan yaaa hehehe.

        Delete
      2. Haha, iya, dan jadi nambah space buat tempat oleh-oleh kan, Mba :D

        Delete
    5. Masih penasaran sama yang scuba wash bag....
      Semakin ke sini memang inovasi semakin luar biasa, kadang kita tidak menyangka sebelumnya...

      ReplyDelete

     

    2teh

    Tuteh Pharmantara
    Email: tuteh.pharmantara@gmail.com
    Twitter & Foap: @tuteh
    FB: Tuteh Pharmantara
    WA: 085239014948


    flobamorata
    Internet Sehat

    Advertisement

    Labels

    Backpacker (52) Blogger (24) BlogPacker (31) Buku (22) Daily (35) Ende (103) Filem (12) Flores (8) Indonesia (9) Inspirasi (154) Jalan-jalan (38) Kabupaten Ende (9) Kaki Kereta (18) Komunitas (6) Komunitas Blogger NTT (15) NTT (44) Nusa Tenggara Timur (31) Quotes (6) Review (44) Thought (33) Traveling (59) Yellow (2)