5 Alasan Memakai Minyak Varash

- Wednesday, August 22, 2018


Usia memang tidak bisa menipu, hahaha. Sumpah, menulis ini saya ngakak dulu ... merasa geli sendiri. Oke, usia memang tidak bisa menipu. Ada kalanya untuk merasa sehat, secara pribadi, saya membutuhkan minyak-minyak tertentu. Tetapi karena saya enggan memakai minyak tawon karena tidak suka sama minyak yang lengket di kulit, akhirnya saya mencoba memakai Varash Healing Oil atau biasa disebut Varash.

Keberadaan Varash di rumah sebenarnya bukan untuk saya melainkan untuk Mamatua. Efek yang dirasa Mamatua memang sangat baik. Karena stroke yang dideritanya, Mamatua jadi melambat segala aktivitas kan, Alhamdulillah dengan membalur Varash, Mamatua merasa lebih baik dari hari ke hari. Tentu ditambah dengan terapi-terapi lainnya.

Suatu hari, saat sedang tiduran di sofa sambil mengutak-atik smartphone, tangan kiri saya mendadak aneh, lemas, dan tidak berdaya bak butiran debu. Saat mengambil gelas minum, gelas tersebut bersarang di hidung atau di dagu. Tidak bisa dikendalikan jarak jauh apalagi. Ya Tuhan! Seperti lumpuh! Saat tangan kanan bisa dikepal, tangan kiri menolaknya dengan keras. Saya meminta Thika untuk segera mengoles Varash dari bahu hingga ujung jari, dan menekannya seperti memijat.

Hasilnya, Teh?

Hasilnya ... ketika saya mengepal kedua tangan, tangan kiri tidak menolak lagi. Alhamdulillah. Entah apa itu yang terjadi. I just have no idea. Sejak saat itu Varash harus selalu ada di rumah. Harganya memang jauh lebih mahal dari minyak tawon atau minyak-minyak lainnya yang pernah kami pakai, tapi khasiatnya luar biasa.

Jadi, apa saja alasan saya memakai minyak Varash? Selain karena Varash telah menyelamatkan tangan kiri saya ... tentu saja. Cekidot!

1. Menghilangkan Sakit Kepala

Sering sakit kepala? Sama! Saya juga! Apalagi akhir bulan ketika dompet semakin kurus kering. Hehe. Jadi, apakah uang Rp 350.000 dapat menghilangkan sakit kepala? Bisa. Dengan membeli Varash ha ha ha. Sakit kepala itu kan macam-macam. Bisa karena kepala terkena sinar matahari yang terik secara langsung, bisa juga karena maag, bisa juga alasan lainnya. Oleskan Varash di pelipis, kening, dan ubun-ubun, sakit kepala hilang.

2. Meredakan Gejala Maag

Sakit kepala sebagai salah satu gejala maag juga bisa dapat diredakan dengan Varash. Untuk mengatasinya saya sering membalur minyak Varash dari sekitar ulu-hati sampai perut. Boleh ditepuk-tepuk perutnya. Kalau saya sih sambil tidur dan mengangkat kaki ke dinding. Hasilnya; kalau tidak sendawa ya buang angin. Hehe. Kalau sudah buang angin, perasaan saya bahagianya minta ampun.

3. Meredakan Pegal-Pegal

Jelas, ya ... minyak Varash membantu meredakan dan/atau menghilangkan pegal-pegal apalagi bagi kalian yang aktivitasnya seharian bejibun!

4. Mengurangi Sakit Kaki

Ini sih saya lagi, saya lagi, saya lagi. Sambil mengangkat kaki ke dinding, Thika bertugas membalur Varash dari lutut hingga telapak kaki. Sekitar 20 menit mengangkat kaki ke dinding dan dibalur Varash, rasanya jauh lebih baik.

5. Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit

Kalau yang satu ini memang dikatakan sendiri sama agen-agen yang menjual Varash, hehehe. Saya belum membuktikan secara langsung untuk penyakit dalam, tetapi untuk beberapa sakit sudah saya sebutkan pada poin-poin di atas. Silahkan akses situs Varash ini untuk memperoleh semua informasi tentang Varash.

Varash, bagi saya, memang minyak yang luar biasa.

Dari situsnya, termuat beberapa bahan yang digunakan di dalam minyak Varash, antara lain: daun ashitaba, daun neem, purwoceng, bunga lawang, Amlaki, pule, gaharu, mesui, jahe merah, temu gongseng, rosemary, makhota dewa, dan ratusan tetanaman herbal lainnya.

Dari Kak Lia dan Rikyn Radja, saya mengetahui tata cara menggunakan Varash untuk kesehatan yaitu membalur Varash di belakang tubuh dari tulang leher sampai tulang ekor, di ubun-ubun, dan di kaki. Setelah itu minum air panas/hangat dua gelas. Efek Varash setelah minum air panas/hangat itu akan lebih cepat terserap tubuh. Demikian kata mereka yang telah lama membuktikan keampuhan Varash dan menjualnya. Itu yang kemudian kami lakukan pada Mamatua, hehehe. Sampai sejauh ini, yang saya tahu Varash tidak untuk diminum/dicampur minuman atau makanan. Tetapi jika dipakai teratur sesuai tata cara untuk penyembuhan suatu penyakit, contohnya kista, ada bukti perempuan yang kistanya keluar melalui Miss V - kalah oleh keampuhan Varash.

Saya berharap pos ini bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya. Mungkin orangtua dan/atau kalian sendiri dapat mencoba Varash Healing Oil ini. Saya bukan agen/penjual Varash. Saya berbagi informasi atas apa yang telah saya alami. Pengalaman itu berharga hahaha.

Selamat mencoba Varash Healing Oil, kawan!


Cheers.
Advertisement

2 komentar

avatar

Usually, I never comment on blogs but your article is so convincing that I never stop myself to say something about it. You’re doing a great job Man. Best article I have ever read

Keep it up!

avatar

Thanks ... anyway ... :D

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search