• Start Your Day With Personal Story

    5 Istilah mRIC Terpopuler



    Sungguh minggu yang melelahkan. Nampaknya minggu ini bakal jadi minggu mIRC. Mulai dari kenal mIRC, suka ngerusuh di channel, punya banyak sahabat dari mIRC, ketemu kakak sekaligus suhu paling baik hati Mami Yovita Atmadjaja, dan sekarang malah nulis soal paling remeh: istilah mIRC terpopuler. Namanya nostalgia, selalu ada ide untuk menulis satu nostalgia menjadi banyak bagian atau part atau ... you name it. Kapan lagi coba bisa menulis tentang mIRC. Tidak setiap hari mIRC terlintas di benak saya kan?  Sekalinya terlitas, mari gali sampai dalam.
     
    Bagi kalian yang dulu bangga banget jadi anak mIRC, pasti kenal sama istilah-istilah di bawah ini. Jujur, awal pakai mIRC saya masih harus sering tanya-tanya sama Sumartono, sahabat SMP yang waktu itu bekerja di Kantor Pos Ende (sekarang dia sukses mendulang Rupiah dari tempat belajar bahasa Inggris yang saya lupa namanya di Kota Kupang). Tono harus bolak-balik dari satu meja ke meja lain demi menjelaskan ini-itu atau menjawab pertanyaan ini-itu dari pengguna internet newbie. Kasihan juga. Tapi saya yakin, Tono selalu melakukan segalanya dengan sepenuh hati (ikhlas). Itu memang sudah tabiatnya dia. Udah gua puji nih, Ton, duitnya mana? Dua tiga hari kenal mIRC masih suka manggil, "Toooon, ini bagaimana?" Tapi setelah itu, jadi kayak orang bisu. Hahaha. Biarkan jari yang bekerja.

    Jadi, apa saja istilah populer mIRC itu?
     
    Cekidot, guys.

    1. Nickname

    Dulu itu buku diary sudah berubah fungsi menjadi buku bersama yang isinya bio-data teman-teman satu sekolah. Eh, utamanya teman-teman satu geng dulu. Isinya selalu sama: nama, nama samaran, alamat, hobby, makanan dan minuman kesenangan (makes dan mikes), sampai filem favorit. Saya termasuk di dalam kelompok anak yang gemar berhemat atau merengek pada ortu supaya bisa membeli diary model terbaru. Isinya? Tetap saja bio-data teman-teman. Diary pada jaman dulu itu ibarat Facebook. Apa hubungannya diary sama nickname? Ada donk. Yang menghubungkan mereka adalah samaran yang juga dikenal dengan nickname. Sebenarnya nickname tidak sama dengan samaran, karena samaran lebih dikenal dengan istilah alias. Tapi di mIRC, nickname selalu sama dengan samaran.
     
    Nickname ini identitas mIRC paling utama. Ada orang yang nickname-nya hanya sekali pakai. Tapi kebanyakan sih nickname-nya tetap dan abadi, semacam jejak nama digital yang membuat orang lain akan terus mengingatnya. Ada semacam kebanggaan terkait nickname ini. "Eh, si @anak_alien itu ternyata jago main trivia, ya!" Atau "Kabarnya @co_ganteng pacaran sama @ibu_muda?" Atau "Kemarin kamu digebet sama @pria_dewasa kan?" Kira-kira seperti itulah. Istilah nickname ini berlaku sampai sekarang ketika orang-orang lebih suka memakai Facebook. 
     
    Saya selalu setia sama satu nickname @tootyee. Tapi kemudian saya ganti, mungkin juga waktu itu pengen ganti image si tukang bikin rusuh dan biang onar, menjadi @tuteh, gara-gara ketidaksengajaan yang dilakukan oleh @naninu. Sampai sekarang saya masih memakai @tuteh untuk semua urusan di mana pun berada. Tidak hanya di ranah maya, tapi juga di dunia fana (duileeeh) hehehe.

    2. Asl Pls

    It's not asal plis hahaha. Asl adalah Age Sex Location. Pls adalah Please. Asl Pls semacam kode awal ketika kalian PM-an di mIRC. Jawabannya pun singkat padat dan jejas: umur/jekel/lokasi. Misalnya 22/f/Ende. Apakah Asl ini penting? Tergantung. Kalau saya sih tidak begitu memedulikan Asl, karena toh kalau obrolannya sudah asyik dan lama, akhirnya bakal ketahuan juga siapa yang kita ajak mengobrol itu. Tapi alangkah baiknya memang tahu dari awal. Kan kurang asyik ketika kalian sudah harap-harap cemas sama si @ce_28, eh ternyata dia seorang lelaki gagah. Qiqiqiq.
     
    Jadi ingat sama nasihat orangtua: jangan pernah tanyakan umur seseorang karena itu tidak sopan. Sampai SMA saya masih mengikuti petuah orangtua itu. Tapi setelahnya, saya pikir tidak ada yang salah dengan pertanyaan itu karena dengan mengetahui umur seseorang, kita bakal tahu bagaimana harus memanggilnya: Kakak atau Adek. Iya kan? Jadi, saya pasti bakal bilang begini sama orang baru yang ada potensi menjadi teman, "Maaf ya saya tanya, supaya lebih enak manggilnya. Umurnya di bawah tigapuluh atau di atas tigapuluh?" Ternyata, setelah mengenal mIRC, saya jadi tahu alasan orang bertanya Asl Pls itu. Bukan hanya sekadar hulu dari ketertarikan obrolan dilanjutkan atau tidak, tapi agar bisa tahu bagaimana embel-embel manggilnya agar sopan. Meskipun tidak semua seperti itu.

    3. F/M
     
    "Toooon, ini FM apa artinya, ya? Radio gitu?" 
     
    "F itu female, M itu male. Kau F atau M?"
     
    "FM!"
     
    Hehe. Jadi kalau main mIRC ada yang tanya f/m? Tinggal jawab saja f. Atau m. Tidak perlu menjawab: saya f, cantik jelita, rambut panjang, tinggi badan 166, bobot 48, saya suka masak, hobi beberes rumah, dan lain sebagainya. Believe me, they don't care about your hobbies.

    4. Kul/Ker

    Kul/Ker ini pertanyaan minat sih sebenarnya. Kalau yang PM kamu itu orang kantoran yang sedang mengisi waktu istirahat dengan mencari teman mengobrol agar tidak ketiduran di kantor akibat habis makan siang, maka kemungkinan besar dia akan mencari teman mengobrol yang sudah bekerja. Ya, kul/kerj itu pertanyaan: kuliah atau kerja? Kemungkinan besar, bukan kepastian ya. Kemungkinan orang yang sudah bekerja akan lebih senang mengobrol dengan orang yang sudah bekerja juga. Karena dari dunia pekerjaan mereka mungkin ada hal-hal yang bisa dikonekkan. Misalnya dia kerja di bidang IT, kamunya di bidang pemasaran, siapa tahu kamu bisa memasarkan produk atau jasanya. Atau bisa memakai jasanya. Mengobrol di mIRC juga bisa jadi peluang bisnis kok.
     
    5. OP

    OP adalah Operator. Ini dia kata yang paling saya impikan sejak awal melihat nickname dengan konde di depannya seperti @X atau @Hiho. Setiap channel dijaga oleh OP yang punya otoritas sama keberadaan kalian. Kalau membaca pos saya kemarin, kalian pasti tahu bagaimana saya pernah di-kick (sering malah) atau di-ban dari channel gara-gara merusuhnya kebangetan. Biasanya kalau mereka nge-kick, dibarengi sama kalimat peringatan. Misalnya: Yang sopan ya! Tapi ada juga nih OP yang sengaja nge-kick cuma karena kita temenan hahaha. Pesan kick-nya? Sorry, kepencet.


    Lima istilah mIRC terpopuler ini masih sering saya lihat tapi beda aplikasi. Misalnya Nickname dan OP. Nah, jika kalian masih ingat istilah lain di mIRC yang tidak saya masukkan di sini, feel free to join me

    Selamat bernostalgiaaaaa :D
     

    Cheers.

    0 komentar:

    Post a Comment

     

    2teh

    Tuteh Pharmantara
    Email: tuteh.pharmantara@gmail.com
    Twitter & Foap: @tuteh
    FB: Tuteh Pharmantara
    WA: 085239014948

    Internet Sehat

    Labels

    Backpacker (39) Blogger (18) BlogPacker (17) Daily (35) Ende (73) Inspirasi (74) Jalan-jalan (23) Kaki Kereta (15) Komunitas (6) NTT (35) Quotes (6) Thought (26) Traveling (46) Yellow (2)