• Start Your Day With Personal Story

    The Intern(ship)


    Gambar diambil dari Google donk.



    There's two movies with similiar titles. The first one titled The Internship (2013) and the secon one titled The Intern (2015). Both of them talk about intern. Ya, tentu saja. Sudah ketebak dari judulnya. Sudah lama saya menonton keduanya, dan masih tetap ingin menonton lagi, lagi, dan lagi. Saya suka sama alur ceritanya yang sangat bersinggungan dengan dunia kerja. Eh, bukan sekadar bersinggungan dink, tapi betul-betul lebur tentang dunia kerja masa kini.

    Kenapa saya mendadak menulis ini? Karena saya salah menebak pemeran dalam film The Internship yang dipost oleh Kakak Meity Mutiara pada laman Facebooknya. Saya pikir itu The Intern, maka dengan ringannya saya menulis Robert de Niro dan Anne Hathaway. Ternyata maksud Kakak Meity itu filem The Internship.

    Let's talk about those movies.

    THE INTERNSHIP

    Mengambil skup yang lebih besar, The Internship berlatar sebuah perusahaan raksasa bernama Google. Haha, kapan coba kita bisa kerja di sana.

    Filem drama komedi ini diperankan oleh si hidung aduhai Owen Wilson (berperan sebagai Nick Campbell) dan Vince Vaughn (berperan sebagai Billy McMahon). Alkisah dua pria oldskul Nick dan Bill yang bekerja sebagai salesman pada akhirnya tahu bahwa perusahaan tempat mereka bekerja sebagai salesman ... bangkrut. Cara mereka tahu pun sangat tidak keren, karena dikasihtahu sama klien saat sedang presentasi. Apa yang terjadi ketika kalian mengetahui bahwa perusahaan tempat kalian bekerja bangkrut? Cari kerja baru, dooonk, ketimbang jadi pengangguran sementara tubuh sehat sempurna. Itulah yang dilakukan Bill dengan mendaftarkan mereka berdua dalam program internship di Google.

    Dua pria oldskul gaptek level antar galaksi ini harus bersaing dengan kaum muda yang punya skil di atas rata-rata. Istilahnya Nick & Bill sudah hepi banget bisa mengakses satu laman site, sedangkan saingan mereka pembuat site itu. Nah, para anak magang ini harus membentuk kelompok untuk saling bersaing, kelompok yang menang lah yang bakal diterima bekerja di Google. Kompetitif sekali kan? Coba pikir, perusahaan raksasa macam Google pakai gaya nepotisme. Bisa bahaya kalau yang bekerja di situ sama sekali tidak tahu apa-apa, he he he. Tapi jangan kuatir, menurut yang saya baca, banyak lowongan pekerjaan di Google kok, seperti menjadi pelatih tari, tukang pijat, juga penyusun menu makanan dan cemilan sehat bagi karyawan Google.

    Singkat kata singkat cerita, Nick & Bill, dengan kemampuan konvensional mereka, akhirnya mampu bersaing dengan kelompok-kelompok magang lain (mereka sekelompok sama anak anak kekinian yang pada canggih), dan keterima bekerja di Google setelah memenangkan tantangan terakhir yang diberikan (soal marketing kalau tidak salah). Alhamdulillah yah, sesuatu :D saya saja daftar Google Adsense sampai sekarang belum keterima padahal udah dua abad. Qiqiqiqi.

    THE INTERN

    The Intern yang diperankan sama aktor gaek Robert de Niro (sebagai Ben Whittaker) dan Anne Hathaway (sebagai Jules) juga mengisahkan tentang anak magang, tapi kali ini anak magangnya berusia jauh lebih tua. Jadi, alih-alih mencari anak magang fresh graduated, perusahaan milik Jules yang bernama About the Fit (e-commerce fashion startup) membuka senior citizen intern program.

    Bekerja di About the Fit bukan perkara sulit bagi Ben yang sudah malang melintang di dunia pekerjaan. Dia sangat rapi, teratur, disiplin, dan menjadi tempat bertanya pengalaman melunakkan hati wanita bahkan dia kemudian menjalin hubungan asmara dengan tukang pijit di About the Fit. Tapi tetap saja dia juga agak kesulitan menyesuaikan diri dengan pekerjaan yang notabene menggunakan teknologi (laptop, gadget, internet). Tapi pada akhirnya Ben berhasil melewati itu semua dan menjadi salah seorang kepercayaan Jules. Dia bahkan menjadi semacam penasihat Jules dalam mengambil keputusan.

    Well done.

    Dua filem ini, dengan judul mirip, sama-sama mengajarkan kita tentang anak magang oldskul dalam dunia pekerjaan masa kini. Teknologi, teknologi, teknologi. Mereka seperti zombie dari film China di tengah zombie dari film World War Z. Film ini mengajarkan kita tentang kerja keras dan orang-orang yang mau belajar dari nol hingga sukses. Mengajarkan kita tentang menghargai sepiring nasi yang sudah ada di tangan. Jangan sia-siakan pekerjaan kita. Jangan.


    Salam Intern!

    0 komentar:

    Post a Comment

     

    2teh

    Tuteh Pharmantara
    Email: tuteh.pharmantara@gmail.com
    Twitter & Foap: @tuteh
    FB: Tuteh Pharmantara
    WA: 085239014948


    flobamorata
    Internet Sehat

    Advertisement

    Labels