The Effect


Liburan kemarin sempat nonton dua film yang paling saya tunggu-tunggu kopiannya. Eh ... *nyengir*. Film yang pertama Batman Vs Superman, dan film yang kedua Civil War. Dua film ini saya sebut sebagai puncak pertempuran para super hero, meskipun pertempuran mereka belum kelar. Ya, pasti, saya yakin, masih banyak lagi pertempuran antara super hero di hari mendatang *yaelah bahasanya*.

Untuk mengulas betapa gelap aura Batman Vs Superman atau betapa ramai aura Civil War rasanya sudah sangat terlambat. Maklum lah ya, kami di Ende tidak ada bioskop sebangsa 21 begitu. Tapi untuk mengulas tentang betapa ada kemiripan antara kedua film ini saya rasa perlu ... mengingat ini dari perspektif saya sendiri, pendapat saya sendiri, apa yang bergejolak di dalam pikiran saya sendiri usai menonton kedua film super hero tersebut.

Super hero, dengan kekuatan super mereka, baik itu kekuatan super yang alamiah maupun yang buataniah, memang keren. Bayangkan saja kekuatan Superman, kebrutalan Hulk, atau kecanggihan Iron Man dan Batman. Mereka benar-benar dapat membuat bumi seperti mainan leggo. Di setiap film yang mengangkat tema super hero selalu terjadi kehancuran dan kerusakan dalam skala masiv. Ledakan boom boom, gedung-gedung perkotaan merata dengan tanah, monumen-monumen penting dunia hancur berantakan, jalanan lecet bak pipi kecabik cakar kucing, manusia ... mati dengan begitu mudahnya, trauma psikis, dan lain-lain, dan seterusnya, dan sebagainya. Kerusakan seperti inilah yang, menurut saya, diangkat di dalam kedua film tersebut, yang saya sebut dengan the effect.

*berasa keren banget menulis the effect, haha*

Batman Vs Superman dan Civil War tidak saja mengangkat kekuatan super masing-masing super hero seperti yang sejak jaman dulu sudah kita ketahui lewat komik-komiknya, tetapi juga mengangkat sisi humanis. Bagaimana sebuah gedung yang runtuh menyebabkan putusnya hubungan kasih sayang antara ibu dan anak, bagaimana reruntuhan menyebabkan seorang laki-laki kehilangan kaki dan menggunakan kursi roda sepanjang hidupnya, bagaimana negara betul-betul merasa dirugikan atas ulah super hero dengan kekuatan super mereka ... karena membangun kembali itu susah, bung! Harga material sekarang serba mahal :p

The effect ini sangat terasa (kental sekali malah) selama saya menonton kedua film tersebut. Inilah yang menyebabkan Lex memanfaatkan situasi untuk memfitnah sana-sini. Inilah yang menyebabkan The Avengers pecah dua kubu dan menyebabkan munculnya Spiderman :p

Efek, itulah inti dari dua film super hero Batman Vs Superman dan Civil War.

Tak ada yang lain.

Soal kemampuan masing-masing? Laaah kita sudah tahu.

Yang kemudian menari-nari di benak saya yang liar ini adalah apakah pada film-film berikutnya akan ada scene dimana para super hero sedang membantu kontraktor membangun kembali gedung-gedung yang hancur? Bayangkan saja kehancuran di dalam Batman Vs Superman itu ... luar biasa kiamat kan? Mungkinkah Batman mau membantu membangun kembali Metropolis dan Gotham yang rusak?
Mungkin saja :D
Okeh, demikianlah saja bekal weekend kali ini.
Selamat bersenang-senang, teman!

0 comments:

Post a Comment

 

2read






Tuteh's bookshelf: read


Negeri 5 MenaraSamanMadreTitaniumSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang JatuhThe Lost Symbol

More of Tuteh's books »



kontraktor pameranNamira Consulting Jasa Psikotes Tes Psikologi

2teh

Ende - Flores | tuteh.pharmantara@gmail.com |
ym: tutehpharmantara
Twitter : @tuteh | FB : Tuteh Pharmantara

Rolling Fairy yang suka nyebarin VIRUS BLOG. Senangnya JALAN-JALAN ke mana saja, apalagi dibayar :p Masih suka MOTRET ASAL-ASALAN dan pastinya teteup suka DIPOTRET!


flobamorataBlogFam CommunityInternet Sehat Jump To Top