• Start Your Day With Personal Story

    Apa Kabar Doneeh?


    Gambar diambil dari Google.

    Kayaknya akhir-akhir ini pikiran dan emosi saya selalu terbawa pada masa-masa awal ngeblog dulu. Postingan terakhir kemarin menyoal blog milik Ibu Kerani di chaos at work dot blogspot dot com yang sejak dibukukan menjadi My Stupid Boss (1, 2, 3, 4, hingga fans stories) menjadi jarang update. Kisah-kisah konyol Ibu Kerani di tempat kerja kan harus dimuat di buku, bukan lagi sekadar untuk konten blog dan dibaca (gratis) oleh netizen. Sedih? Iya. Karena setelah kehilangan kisah seorang mahasiswa yang kuliah di Australia, lantas kehilangan pula kisah seorang Ibu yang bekerja di Malaysia. Mungkin para pemilik blog konyol tersebut tidak menyadari betapa pentingnya peran konten blog mereka dalam menghibur masyarakat jelata seperti saya (pahalanya banyak loh, xixixix).

    Ternyata, setelah saya berpikir cukup lama (penting, Teh?) banyak yang hilang dari dunia blogging jaman kekinian. Salah satunya adalah Doneeh. Siapa dan apa Doneeh itu? Saya yakin, blogger sekarang banyak yang geleng-geleng kepala (karena tidak tahu) kalau ditanya, "Kalian tahu Doneeh?"

    Doneeh. Siapa dia?
    Doneeh, dalam padangan mata saya adalah seorang blogger yang punya bakat khusus membuat aplikasi bernama shoutbox *plaaak*. Shoutbox adalah sebuah aplikasi komentar yang dipasang pada sidebar blog. Informasi dari sini, tipe data yang digunakan untuk kotak pesan di shoutbox menggunakan Varchar di MySQL sehingga hanya bisa memuat maksimum 255 karakter setiap kali kita nge-shout atau mengomentari konten blog yang bersangkutan. Meskipun secara efisiensi jika dibandingkan dengan aplikasi komentar a la Blogger jelas shoutbox kalah jauh namun keberadaan shoutbox kala itu jelas-jelas menjadi daya tarik tersendiri karena kadang-kadang pengunjung blog kita justru lebih suka nge-shout karena letaknya di depan-langsung-tertangkap-pandangan-mata. Kadang ada yang shout-nya bersambung *saking panjangnya* hahaha.

    Komentar a la Blogger memang bagus tapi saya jadi ingat dulu itu orang-orang pada pakai Haloscan untuk papan komentar. Apa itu Haloscan? Konten terpisah ya :D Haha.

    Kembali ke aplikasi shoutbox Doneeh.

    Sejak beberapa bulan menggunakan aplikasi tersebut saya sempat mengunjungi web Doneeh dan menemukan bahwa mereka Donny dan Udin membutuhkan biaya untuk pengembangan dan meneruskan aplikasi tersebut agar dapat terus digunakan oleh para blogger. Entah donasi yang dikumpulkan/dikirim oleh para blogger kurang atau memang tidak ada yang berdonasi, sehingga pada akhirnya shoutbox Doneeh pun menghilang dari peredaran. Saya yang sering ganti-ganti template memang sejak lama memutuskan untuk berhenti memakai shoutbox karena banyak bot yang turut ngeshout bahkan ada yang kata-katanya sangat kurang ajar. Dengan menggunakan fasilitas papan komen asli milik Blogger lebih ada privacy yang terjada (menurut saya sih begitu).

    Bagi yang ingin membaca perihal Doneeh bisa langsung berkunjung ke sini KLIK SAYA!

    Untuk mengembalikan Doneeh ke permukaan, menurut saya, cukup sulit. Tetapi jika mau berusaha lebih keras dan bahu-membahu sesama blogger, saya rasa mudah saja dilakukan. Atau mungkin Doneeh bisa kembali muncul berupa satu media sosial serupa Plurk. Seru juga tuh. Setiap shout akan dibalas dengan shout :) Ramai deh :D



    Wassalam.


    0 komentar:

    Post a Comment

     

    2teh

    Tuteh Pharmantara
    Email: tuteh.pharmantara@gmail.com
    Twitter & Foap: @tuteh
    FB: Tuteh Pharmantara
    WA: 085239014948


    flobamorata
    Internet Sehat

    Advertisement

    Labels