The Sitter; Sebuah Tanggung Jawab


Bukan karena sombong saya memilih stasiun televisi luar untuk dikonsumsi; meski tidak 24 jam berhadapan dengan layar kaca. Stasiun televisi luar (luar Indonesia) minim iklan dan tidak lebay. Itu yang membuat saya lebih suka berlama-lama pantengin Fox, Fox Crime, Fox Movies Premiere, StarWorld, atau Cartoon Network. Biaya tv kabel yang harus saya bayar setiap bulan berbanding lurus dengan kesenangan akan hiburan setelah letih beratifitas. Bayangkan betapa stress-nya saya ketika beban pekerjaan menyita begitu banyak perhatian, tenaga, dan pikiran, pulang ke rumah menonton infotainment, atau ajang pemilihan bakat dengan kuadran komentar-dari-komentator lebih tinggi ketimbang penampilan orang-orang berbakat tersebut. Booo!

Pilihan saya untuk menonton Fox jauh lebih tinggi dari Fox Movies Premiere (FMP) atau Fox Crime (demi Tuhan, saya hidup bersama tiga stasiun televisi itu hahaha). FMP lebih banyak menayangkan film-film lama dan terus berulang hingga akhir bulan. Tetapi pada siang itu saya terpaku pada FMP menonton sebuah film keluaran tahun 2011 berjudul : The Sitter.

The Sitter adalah film komedi yang bercerita tentang seorang mahasiswa bernama Noah yang hidupnya lebih sering diisi dengan masalah (demi masalah). Tubuhnya yang tambun menyebabkan ia sulit mendapat pacar dan dibodohi oleh seorang perempuan pemakai narkoba--yang kemudian akan sangat menyusahkan si Noah. Pada suatu malam mendadak Noah menjadi babysitter by accident. Maksudnya, demi kelangsungan asmara Ibu-nya yang baru saja mendapat pacar lagi setelah lama menjanda, ia rela menggantikan tugas menjaga 3 anak kecil. Tanpa persiapan, Noah menjalani malam yang penuh kisah antara cinta, hasrat, tanggung jawab, dan psikologi anak-anak.

3 anak yang dijaga oleh Noah punya pribadi unik. Putra sulung ternyata homo. Putri bungsu terobsesi dengan kehidupan malam a la ABG padahal usianya di bawah 10 tahun. Putra angkat sangat suka bermain-main dengan petasan. Dan pada malam Noah menjaga mereka, si pacar yang pemakai narkoba itu (yang tidak menyintai Noah) memintanya mengantar kokain ke lokasi pesta. Kocak? Iya! Karena Noah harus membawa serta 3 anak bermasalah yang sedang dijaganya itu. Ampun, saya ngakak sampai tertidur-tidur di sofa hahaha. Film yang disutradarai oleh David Gordon Green ini boleh jadi pilihan mengisi liburan, atau saat Anda sedang ingin bersantai di depan televisi hehehe.

81 menit kemudian The Sitter pun usai. Film yang dirilis 9 Desember 2011 ini menanamkan banyak moral of the story untuk saya : sebuah tanggung jawab. Tanggung jawab menjaga 3 anak kecil, tanggung jawab pada perbuatannya, tanggung jawab pada keputusannya menjadi baby sitter dan memberikan kesempatan pada Ibu-nya untuk mengenal cinta dan membuka lembaran baru. Saya berpikir apakah saya juga bisa seperti Noah yang mau mengorbankan kesenangan demi Ibu? Apakah mau mengorbankan mental anak-anak kecil demi kesenangan saya pribadi? Betapa Noah memberi semangat pada putra sulung bahwa menjadi homo itu tak perlu malu karena pada saatnya nanti semua dapat dipahami.

Lebih dari itu, bagaimana seorang Noah menemukan jati diri dan cinta sejati. Bahwa cinta sejati tidak datang dari perempuan yang selama ini dikejar-kejarnya melainkan datang dari seorang teman SMA yang selama ini hanya berani menatapnya dari jauh karena malu untuk bertegur sapa. Noah, dengan rasa minder itu, dalam semalam mampu membangkitkan kembali rasa percaya diri yang super ... bahkan untuk berhadapan dengan lelaki tukang selingkuh (ya, dia pegang kartu As-nya) hahahaha.

Di dunia ini ada begitu banyak film dengan moral of the story yang dapat kita petik. Jangan memandang sebelah mata film-film yang tidak Anda sukai karena bisa jadi dibalik itu ada pesan-pesan hidup yang akan membuat mata Anda terbeliak. Itu benar ... damn, itu benar!



Wassalam.

4 comments:

  1. Mirip program TV Nanny 911 yah, tapi ini lebih ke pendalaman cerita sedangkan Nanny 911 reality show menghadapi anak-anak yang 'butuh perhatian' sebenarnya.

    ReplyDelete
  2. saya malah kalau traveling lebih senang nonton tivi lokal. kadang acaranya ajaib. hihihihi

    ReplyDelete
  3. Diputar ulang lagi nggak ya di Fox.
    Penasaran pengen nonton.
    Di drama korea juga banyak cerita-cerita seru seperti The Sitter ini :)

    ReplyDelete
  4. Itu kayak waktu aku tinggal di Bintan, nontonnya tv2 dari luar... salah satu tontonan yang aku suka tuh Pua Chu Kang, itu sitkom Singapur... lucu

    ReplyDelete

 

2read






Tuteh's bookshelf: read


Negeri 5 MenaraSamanMadreTitaniumSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang JatuhThe Lost Symbol

More of Tuteh's books »



kontraktor pameranNamira Consulting Jasa Psikotes Tes Psikologi

2teh

Ende - Flores | tuteh.pharmantara@gmail.com |
ym: tutehpharmantara
Twitter : @tuteh | FB : Tuteh Pharmantara

Rolling Fairy yang suka nyebarin VIRUS BLOG. Senangnya JALAN-JALAN ke mana saja, apalagi dibayar :p Masih suka MOTRET ASAL-ASALAN dan pastinya teteup suka DIPOTRET!


flobamorataBlogFam CommunityInternet Sehat Jump To Top