Selamat Hari Ibu

Hai temans, Selamat Hari Ibu!

22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu Nasional bukannya tanpa dasar yang kuat. Sejarah Hari Ibu sendiri bisa temans dapatkan via Wikipedia. Komplit deh ulasannya di sana. Dimulai dari Kongres Wanita Indonesia sampai dengan dekrit yang diturunkan oleh Presiden soal perayaan Hari Ibu Nasional yang tiap 22 Desember kita rayakan hingga saat ini.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk merayakan Hari Ibu. Doa untuk ibu, ucapan selamat Hari Ibu, gantiin tugas ibu seharian, berkreasi lewat kartu, dengerin lagu-lagu bertema ibu, ngajak ibu nonton film kesukaannya, ngajak ibu dinner di luar rumah--romantis with mother...why not? Kita juga boleh kok ngegitar, nyanyiin lagu favorit ibu! Bagi yang punya dana lebih, belilah sesuatu untuk ibu. Bisa barang kesukaan ibu atau barang yang sudah lama diimpikan ibu tapi belum kesampaian. Intinya sih sampaikan cinta kita pada ibu meski hanya sehari dalam bentuk apa pun. Nggak rugi kok!

Bagi saya mamatua adalah ibu, mama, ine, terbaik di dunia. Kita semua tentu akan menjadikan ibu sebagai orang terbaik di dunia selain bapak dan keluarga. Tanpa mereka, apalah kita ini? Mamatua itu super care, super cerewet (suka cerita2 mengenang masa lalu sampe saya ngantuk! :p), super kuat (mengabdi sebagai guru puluhan tahun tapi masih bisa mengurus keluarga dengan bijak), super bijaksana dan SUPER GAUL. Kalian boleh tanya teman-teman saya, seberapa gaul mamatua hihhi. Di usia ke 70 (8 Desember kemarin), mamatua masih nyantol kalo ngobrol sama teman-teman. Ah, pokoknya gaul lah hihihi ;))

Saya nggak bisa main gitar tapi ngotot beli gitar. Hanya kunci yang itu2 saja yang bisa saya mainkan. Demi mamatua, saya belajar menyelaraskan kunci2 itu agar bisa memainkan dan bernyanyi lagu Teluk Bayur, LAGU FAVORIT MAMATUA euy! Dulu, waktu masih ngejoki di Gomezone FM, saya paling males kalo pas mo pergi siaran, mamatua pesan, "Hati-hati, Non! Jangan lupa Teluk Bayur!" secara radio mamatua kan on 24 jam demi dengerin Gomezone FM gitu hihihi. Tapi karena saya malas, akhirnya tiap ada temen radio yang ke rumah, mamatua bilang gini, "ini ada uang seribu... tiap satu Teluk Bayur diputer, mama kasih uang seribu."

Pengsan.

Segitu cintanya mamatua sama Teluk Bayur sampe2 bagi mamatua lagu lain itu nggak enak didenger. Saya sendiri heran, kok bisa gitu yah? Saya juga punya lagu favorit, tapi pada titik tertentu ada kebosanan. Beda sama mamatua. Sekali Teluk Bayur, tetap Teluk Bayur! Kesetiaan ini juga terwujud dalam rumah tangga :) saya bangga bisa hidup dan mencontoh kesetiaan cinta mamatua pada bapa (saya panggil bapak dengan BAPA :p). Mamatua itu pasti diem dan senyum2 kalo bapa sudah mulai erorejing marah2 karena rumah kurang rapi misalnya (dan sifat bapa itu nurun ke saya... hiks :p). Mamatua lebih suka mengalah. Itu yang belum bisa saya contohi hingga sekarang. Bagi saya, kenapa harus mengalah kalo bisa berjuang? Bagi mamatua, mengalah bukan berarti kalah. Ya... mengalah justru nunjukkin kemenangan kita menguasai diri sendiri. Ah, mamatua *peluk kuat-kuat*

Banyak pelajaran dari mamatua yang saya dapatkan. Tentang hidup, tentang menjalani hidup, tentang bagaimana hidup. Seperti air mengalir. Cinta kasih mamatua berlimpah ruah sampe2 semua orang kebagian hehehe. Meski sekarang tak ada lagi kopi pagi di atas meja makan atau sabun dan handuk yang diganti di kamar mandi saya, cinta itu diwujudkan dalam bentuk lain. Kasian mamatua kan stroke. Meski masih bisa beraktifitas kayak dulu, tapi cuma 50% kecepatannya saja. Tapi semangat mamatua, semangat sembuh dan semangat untuk terus melindungi keluarga, saya acungi jempol.

Untuk mamatua, mama temans, semua mama di dunia... SELAMAT HARI IBU! Karena Hari Ibu masih besok, kalian bisa persiapkan malam ini, apa sih yang mau diberikan untuk ibu? Ibu sih buat yang niat mau ngasih sesuatu... kalau tidak, ya nggak apa-apa. Itu hak kalian. Tapi 2 kali dalam setahun (ultah ibu dan Hari Ibu) kasih kejutan buat ibu... masa nggak mau? Hihihihi *teteup yah, maksa* :D

This next lyric I dedicate for all mother in this world. Spice Girls, Mama.

She used to be my only enemy and never let me be free
Catching me in places that I knew I should'nt be
Every other day I crossed the line I didn't mean to be so bad
I never thought you would become the friend I never had
Back then I didn't know why
Why you were misunderstood
So now I see through your eyes
All that you did was love

Mama I love you.Mama I care
Mama I love you . Mama my friend. You're my friend
I didn't want to hear it then but I'm not ashamed to say it now
Every little thing you said and did was right for me
I had a lot of to think about,about the way I usedto be
Never had a sense of my responsibility...


Wassalam.

6 comments:

  1. Ahhhh mewek... Selamat Hari Ibu Notulen saya, eh :)

    ReplyDelete
  2. @Bang Agus : terima kasih my bos :D wkwkwkwkwkw ;)) ditunggu undangannya, eh :p

    ReplyDelete
  3. Pitax : hwahaha selamat Hari Ibu juga, braderrrrr *peluk kuat2* loh? :D

    ReplyDelete
  4. Selamat hari ibu, cerita yang lengkap , hidup dan menyentuh :)

    ReplyDelete

 

2read






Tuteh's bookshelf: read


Negeri 5 MenaraSamanMadreTitaniumSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang JatuhThe Lost Symbol

More of Tuteh's books »



kontraktor pameranNamira Consulting Jasa Psikotes Tes Psikologi

2teh

Ende - Flores | tuteh.pharmantara@gmail.com |
ym: tutehpharmantara
Twitter : @tuteh | FB : Tuteh Pharmantara

Rolling Fairy yang suka nyebarin VIRUS BLOG. Senangnya JALAN-JALAN ke mana saja, apalagi dibayar :p Masih suka MOTRET ASAL-ASALAN dan pastinya teteup suka DIPOTRET!


flobamorataBlogFam CommunityInternet Sehat Jump To Top